Pojok Prestasi

Tim Mahasiswa Polman Bandung Raih Peringkat 2 IoT di Teknocom International Competition 2026

S
Super Admin BEM
30 Juni 2026
Tim Mahasiswa Polman Bandung Raih Peringkat 2 IoT di Teknocom International Competition 2026

Bandung — Tim DoaMamahPapah yang beranggotakan mahasiswa Program Studi D-IV Teknologi Rekayasa Informatika Industri (TRIN) Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung berhasil meraih Peringkat 2 pada kategori Internet of Things (IoT) dalam Teknocom International Competition 2026. Kompetisi yang diselenggarakan secara daring oleh Universitas Teknokrat Indonesia, Bandar Lampung, tersebut berlangsung pada 3–20 Juni 2026 dan diikuti oleh mahasiswa serta inovator muda dari berbagai institusi.


Tim DoaMamahPapah terdiri dari Ilham Nur Fiqri sebagai ketua, bersama Bintang Sobri Al Chakim, Lukita Falensia Marjan, dan Muhammad Basit Rozak Akbar, S.P. Keempatnya merupakan mahasiswa Program Studi D-IV Teknologi Rekayasa Informatika Industri. Capaian ini menunjukkan kemampuan tim dalam mengembangkan dan mempresentasikan solusi berbasis teknologi yang mampu bersaing dalam kompetisi tingkat internasional.


Mengusung tema “An Elite Competition For Future Innovation And Creators”, Teknocom International Competition 2026 menjadi wadah bagi mahasiswa dan inovator muda untuk mengembangkan sekaligus memperkenalkan gagasan di bidang teknologi, inovasi, dan kreativitas digital. Kompetisi ini juga mendorong peserta untuk memanfaatkan teknologi dalam menjawab kebutuhan pembangunan berkelanjutan dan persoalan lingkungan.


Khusus pada kategori IoT, peserta ditantang menghadirkan solusi yang menggabungkan perangkat, sistem, dan teknologi digital untuk menjawab persoalan di masyarakat maupun industri. Setelah melalui rangkaian kompetisi selama hampir tiga minggu, tim DoaMamahPapah berhasil menempati posisi kedua dan menunjukkan kualitas karya serta kemampuan teknis yang kompetitif di antara peserta lainnya.


Dalam proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi, tim mendapat pendampingan dari Sarosa Casterna Abadi, S.Pd., M.T. selaku dosen pembimbing. Pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pengembangan gagasan sekaligus membantu tim mempersiapkan karya untuk menghadapi kompetisi.

Ilham Nur Fiqri selaku ketua tim menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi pengalaman berharga bagi seluruh anggota. Menurutnya, keikutsertaan dalam kompetisi turut mendorong mereka untuk terus mengembangkan inovasi dan meningkatkan kompetensi di bidang teknologi.


Prestasi tim DoaMamahPapah menambah catatan pencapaian mahasiswa Polman Bandung dalam kompetisi teknologi tingkat internasional. Selain menjadi bentuk pengakuan terhadap kemampuan mahasiswa, capaian ini juga memperlihatkan bagaimana kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan vokasi dapat diterapkan dalam pengembangan solusi teknologi dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.