Bandung — Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung kembali menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan teknologi manufaktur nasional melalui peluncuran Computer Numerical Control (CNC) Knuckle Head, sebuah inovasi mesin yang dikembangkan oleh tim dosen dan peneliti Polman. Peluncuran ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kemandirian teknologi manufaktur Indonesia sekaligus membuktikan kapasitas perguruan tinggi vokasi dalam menghasilkan inovasi yang siap diterapkan di dunia industri. (kemdiktisaintek.go.id)
Kegiatan peluncuran dihadiri oleh Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, pimpinan Polman Bandung, mitra industri, peneliti, serta sivitas akademika. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia industri dalam mempercepat penguasaan teknologi manufaktur yang selama ini masih banyak bergantung pada produk impor. (kemdiktisaintek.go.id)
CNC Knuckle Head merupakan hasil riset yang dirancang untuk meningkatkan fleksibilitas proses pemesinan, khususnya pada komponen yang memerlukan sudut pengerjaan kompleks. Pengembangan teknologi ini tidak hanya menjadi capaian penelitian, tetapi juga dimanfaatkan sebagai media pembelajaran bagi mahasiswa agar dapat mempelajari teknologi manufaktur secara langsung menggunakan peralatan hasil inovasi dalam negeri. Pendekatan tersebut sejalan dengan karakter pendidikan vokasi yang mengintegrasikan proses belajar, penelitian, dan kebutuhan industri dalam satu ekosistem. (kemdiktisaintek.go.id)
Dalam sambutannya, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan menekankan bahwa hilirisasi hasil riset menjadi salah satu agenda penting dalam penguatan daya saing nasional. Perguruan tinggi didorong tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga inovasi yang mampu menjawab kebutuhan industri dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Peluncuran CNC Knuckle Head dinilai menjadi contoh bagaimana hasil penelitian dapat dikembangkan menjadi teknologi yang memiliki potensi untuk dimanfaatkan secara lebih luas. (kemdiktisaintek.go.id)
Bagi Polman Bandung, inovasi ini memperkuat identitas kampus sebagai perguruan tinggi vokasi yang tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran, tetapi juga aktif menghasilkan teknologi terapan. Keterlibatan mahasiswa dalam ekosistem riset memberikan kesempatan untuk memahami proses inovasi sejak tahap perancangan, pengembangan, hingga implementasi di dunia industri. Dengan demikian, lulusan tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga pengalaman dalam menghasilkan solusi berbasis teknologi.
Peluncuran CNC Knuckle Head menjadi bukti bahwa inovasi dapat tumbuh dari lingkungan pendidikan vokasi. Ke depan, Polman Bandung berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya berbagai hasil riset yang mampu memperkuat kemandirian teknologi nasional, meningkatkan daya saing industri, sekaligus mendukung pembangunan ekosistem manufaktur Indonesia yang lebih maju dan berkelanjutan. (kemdiktisaintek.go.id)