Menata Langkah dari Majalengka, Polman Bandung Percepat Pengembangan PSDKU

Menata Langkah dari Majalengka, Polman Bandung Percepat Pengembangan PSDKU

S

Penulis

Super Admin BEM

08 Jun 2026

Scroll

Menata Langkah dari Majalengka, Polman Bandung Percepat Pengembangan PSDKU

Bandung — Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung terus memperkuat pengembangan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Majalengka sebagai bagian dari strategi pemerataan akses pendidikan vokasi di Jawa Barat. Melalui evaluasi yang melibatkan jajaran pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan, kampus meninjau kesiapan penyelenggaraan akademik, sarana prasarana, hingga tata kelola guna memastikan kualitas pendidikan di PSDKU tetap sejalan dengan standar kampus utama.

 

Evaluasi tersebut menjadi bagian dari proses peningkatan mutu institusi. Selain membahas aspek akademik, forum juga menyoroti kesiapan laboratorium, pengembangan sumber daya manusia, layanan kemahasiswaan, serta dukungan administrasi yang diperlukan agar PSDKU mampu berkembang sebagai pusat pendidikan vokasi yang terintegrasi. Upaya ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang setara bagi mahasiswa, baik di Kampus Kanayakan maupun Kampus Majalengka.

 

Keberadaan PSDKU tidak hanya bertujuan memperluas jangkauan pendidikan tinggi, tetapi juga mendekatkan kampus dengan kawasan industri yang berkembang di wilayah Rebana. Dalam beberapa tahun terakhir, Majalengka mengalami pertumbuhan investasi yang didukung oleh keberadaan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, kawasan industri, serta pembangunan infrastruktur strategis. Kondisi tersebut membuka peluang kolaborasi yang lebih erat antara perguruan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri.

 

Sebagai perguruan tinggi vokasi, Polman Bandung menempatkan kedekatan dengan industri sebagai salah satu keunggulan utama. Pengembangan PSDKU diharapkan dapat memperluas akses mahasiswa terhadap kegiatan praktik industri, penelitian terapan, serta proyek kolaboratif yang relevan dengan kebutuhan manufaktur modern. Dengan demikian, kampus tidak hanya memperluas lokasi pembelajaran, tetapi juga memperkuat ekosistem pendidikan berbasis industri.

 

Pengembangan institusi juga mencakup aspek tata kelola. Sistem administrasi, layanan akademik, hingga mekanisme penjaminan mutu perlu berjalan secara konsisten di seluruh unit kampus. Melalui evaluasi berkala, Polman Bandung berupaya memastikan setiap proses akademik dan nonakademik dapat berlangsung secara efektif serta mendukung pencapaian target pengembangan jangka panjang institusi.

 

Langkah memperkuat PSDKU menunjukkan bahwa pembangunan institusi tidak selalu diwujudkan melalui pembangunan fisik semata. Yang tidak kalah penting adalah membangun sistem yang mampu menjaga kualitas pendidikan, memperluas kemitraan dengan industri, dan menghadirkan layanan yang setara bagi seluruh sivitas akademika. Dengan fondasi tersebut, PSDKU Majalengka diharapkan menjadi bagian penting dari pengembangan Polman Bandung sebagai perguruan tinggi vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan kawasan industri masa depan.


Kategori Artikel